Depresi: Semua Orang Pernah Mengalaminya

Siapa saja ingin bahagia!? tentu semua orang menginginkannya! judul ditulisan ini sangat menyebalkan karna bukan depresi yang kita mau. bahkan orang gila pun tak mau lagi depresi berlebihan lalu mereka memilih berbahagia dengan kegilaannya (tak mampu menahan depresi), melakukan apa saja yang mereka senangi dan dianggap wajar bagi mereka.

Tetapi tidak dengan kita, karena kita melihat ada sesuatu yang abnormal atau yang tidak wajar baik dari nilai agama dan norma masyarakat apa yang dilakukan oleh orang gila itu. namun dari kita tidak akan memilih berbahagia dengan kegilaan yang di luar dari kewajaran
yang benar saja! saya tidak ingin membahas kebahagiaan orang lain yang bermacam-macam baik orang gila atau yang waras. namun tulisan ini membahas depresi saya. depresi anda. dan depresi semua orang. bukan kah depresi sering melanda setiap orang? mari kita memabahasnya kemudian kita berteman dengan depresi itu.

Seperti tiap malam ada seseorang tidak bisa tidur dengan nyenyak pada pukul 10 malam dan terlampau jauh waktu tidur nya di waktu subuh dan bangun siang dengan penuh kegalauan dan kehampaan pada dadanya! setiap hari seperti itu hingga menjadi kebiasaan lalu terpuruklah kehidupannya, bertambah pula depresinya. apa saja yang dialaminya pada saat mereka tidak bisa tidur? bisa saja karna mereka memiliki beban masa lalu yang buruk seperti kegagalannya pada kisah cinta bersama kekasihnya. pada karir. pendidikan atau yang lainnya. apapun yang melatarbelakangi keburukan masa lalu yang dipikirkan membuat otak bahkan seluruh tubuh merasa tidak rilex!.

Selain beban masa lalu yang dipikul dan diratapi ada juga kecemasan akan masa depan. kecemasan takut gagal atau kecemasan takut ditolak. oh God!. belum saja memulai atau mengalaminya mereka sudah gelisah dan cemas. apa-apaan itu!. hal seperti masa lalu dan masa depan yang belum pasti terjadi setidaknya jangan di pikirkan. bukan berarti kita cuek saja. tidak begitu, namun melakukan yang terbaik pada saat ini justru lebih baik dari pada memikirkannya.

Sebagian orang mungkin memerlukan kalimat motivasi untuk melakukan hal yang baik dan terbaik, namun terlalu banyak mengkonsumsi pidato motivasional membuat saya pribadi merasa seperti orang bodoh. layaknya mendorong kapal dijalanan aspal atau seperti menarik truk kontainer dengan sepeda bocor. sungguh absurd. overdosis mengkonsumsi pidato motivasional membuat saya lupa penyebab depresi saya (red: kenapa saya depresi?). ini terus terang saya katakan. karena jika kita larut dengan motivasional bisa jadi itu hanya omongkosong tanpa melakukan apapun. karna perkataan-perkataan bersifat motivasiobal tersebut membuat kita bersemangat dalam waktu singkat. seperti kita mengisap sebatang rokok nikmat sesaat membuat pikiran berasa nge-fly namun akan banyak racun yang siap menghancurkan tiap sel pada tubuh kita.

Sebaiknya akui saja bahwa kita depresi pada saat itu. karna seperti inilah yang saya lakukan saat depresi, saya mengakui bahwa saya depresi. saya gagal. dan saya bersedih dengan apa yang saya alami. kemudian saya jujur kepada diri sendiri bahwa Narcisissm telah tejangkit pada diri saya. ini malah akan muncul sikap kesederhaan dari kejujuran dan tidak lama setelahnya, secara spontan pikiran akan mencari tau apa penyebab dari depresi saya? apa masalahnya? kenapa saya mengalaminya?. jika mengetahui permasalahannya otomatis kita akan mencari solusi untuk menghilangkannya. bukankah jika ada kebakaran kita akan mencari air untuk memadamkannya.

Kemudian jujurlah bahwa tak ada tempat yang aman dari depresi. karna semua itu timbul oleh masalah. pada dasarnya kehidupan juga merupakan masalah. masalah bagaimana kita menjalaninya, atau masalah setelah kita meninggalkannya. mencari jalan yang aman pun bukan solusi, karena akan datang masalah yang lebih besar ketika mengabaikan permasalahan / menghindarinya. akan keren ketika kita menghadapinya. dengan demikian sedikit demi sedikit pasti akan terkumpul kekuatan untuk menyelesaikan persoalan itu. yang terpenting juga faktor pembuat depresi ialah mencari / mengejar kenikmatan yang berlebihan. karna pada saat gagal menggapainya depresi datang seperti tembakan peluru yang hinggap di tengkorak kepala. kenikmatan berlebihan juga akan terus menerus membuat kita selalu ingin mengejarnya bahkan membuat kita lupa sesuatu yang terpenting dalam kehidupan.

Kita tidak akan terlihat tampan/ cantik atau keren dengan depresi yang kita bawa tiap hari nya. dan jangan menganggap orang akan peduli dengan depresi kita. mereka juga punya depresi mereka. dalam waktu dekat bila hal ini dibiarkan malah seperti kanker menyebar kesetiap elemen dalam kehidupan kemudian menghancurkannya. jangan disangka pula orang akan suka bila kita berlarut dalam depresi, orang akan membenci kita! pada saat kita sadar dari keterbuaian depresi, kita akan membenci diri kita sendiri!

nb: ini bukan diskusi kelompok, jadi saya tidak perlu persetujuan anda tentang depresi yang saya tulis. yang ingin saya sampaikan jujurlah pada diri anda dan jangan terlarut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s