Untuk Kamu Yang Sedang Resah dan Cemas

 

Resah dan cemas adalah dua komponen kata yang berbeda, akan tetapi dapat memiliki makna yang sama yaitu bisa diartikan gelisah, tidak tenang, tidak ada ketetraman dalam hati.

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa resah dan cemas dapat menyerang siapapun, hal ini merupakan ekspresi alamiah manusia dalam menggambarkan keadaan emosional mereka yang tidak tenang pada saat itu. Apabila di teruskan tanpa adanya kontrol maka akan menjadi suatu penyakit hati yang lambat laun dan secara perlahan-lahan bila dibiarkan akan menjadi kebiasaan sampai membentuk karakter yang tidak tenang dan terburu-buru.

Resah dan cemas yang berlebihan dapat menjadi suatu penyakit, karena resah dan cemas adalah awalan dari seseorang mengalami stres, frustasi dan depresi. sehingga akan mengganggu semua elemen kehidupan baik secara psikis, biologis dan sosial.

Mari kita menghubungkan dengan fenomena yang sempat membuat geger para netijen diindonesia tentang seorang pria yang bernama wawan “game”. Diberi gelar game di belakang namanya karena pria ini mengalami gangguan jiwa sambil menggerakan jarinya seperti orang bermain game dan sikapnya juga acuh tak acuh terhadap seseorang yang berada disampingnya, dan kemudian wawan juga tidak peduli dengan apa yang terjadi disekitarnya. Berawal dari spekulasi tentang keadaan wawan seperti itu, hingga akhirnya kata “game” pun tersemat pada namanya. Kemudian ramai-ramai para netijen diindonesia menghujat wawan karena kebiasaan buruknya dalam bermain game hingga mengalami gangguan jiwa.

Namun apalah daya, arus kekuatan bacot netijen memang tidak bisa dibendung. Bahkan gelombang Tsunami pun akan kalah dengan bacot demgan dibumbuhi hujatan para netijen yang tidak pernah mencari klarifikasi atas suatu informasi, kebanyakan dari netijen memiliki hobi atau kebiasaan buruk yaitu senang membagikan suatu berita tanpa menganalisis yang mereka bagikan. Bahkan lebih parahnya lagi mereka tidak membaca isi beritanya, cuma membaca judulnya saja lalu serta merta dibagikan begitu saja.

Saya sebenarnya tidak ingin memberikan klarifikasi terhadap penyakit yang diderita oleh wawan “game”. Akan tetapi apa yang diderita oleh wawan membuat saya tertarik untuk mencari informasi lebih lanjut mengenai wawan “game”. Apakah benar dia mengalami gangguan jiwa oleh game?

Saya menelusuri beberapa artikel tentang wawan di internet dan saya mendapati suatu artikel yang sangat menarik yaitu menceritakan kronologis sebenarnya atas penyebab gangguan jiwa yang diderita oleh wawan “game”. Faktanya adalah wawan tidak mengalami gangguan jiwa karena kecanduan game! perihal ini disampaikan oleh Sri Pudjiawati, yang merupakan perawat Wawan “Game” dari LSM Gerak Cepat Bersama yang berdomisili di Bandung. (jadi semua tuduhan itu tidak benar tentang wawan jika dia gila karena main game).

Wawan menderita penyakit yang bernama skizofrenia yang merupakan penyakit gangguan mental. Penderitanya akan mengalami halusinasi dan kekacauan dalam berpikir serta merubah perilaku. Penderita skizofrenia sulit membedakan antara kenyataan dan alam pikirnya. Menjadi bagian menarik perhatian saya adalah penderita penyakit skizofernia ditimbulkan karena rasa kecemasan yang berlebihan.

Diceritakan oleh ibu Sri yang merupakan perawat wawan, bahwa sejak muda wawan sudah menjadi anak yatim piatu. Seperti lelaki pada umumnya wawan juga bekerja di kota bandung, akan tetapi entah apa yang menjadi masalahnya wawan keluar dari tempat ia bekerja. Kemudian tidak lama berselang kedua orang tuanya meninggal secara berturut-turut. Sejak tragedi meninggalnya kedua orang tuanya, wawan menderita penyakit skizofrenia yang tidak lain adalah rasa cemas yang berlebihan.

Selama sakit wawan kerap kali mengamuk dan agresif, karena sikap wawan seperti itu menyebabkan dia dipasung selama bertahun-tahun. Keluarganya juga tidak ada kepedulian dan perhatian terhadap wawan. Karena jika melihat kondisinya sangat memprihatinkan, bahkan berat badannya kurang dari 30kg.

Saat ibu sri mengatar wawan ke Yayasan Jamrud Biru. wawan sudah memiliki gangguan mental yang parah, syaraf-syaraf terus saja bergerak karena kecemasan, dia selalu duduk diam belama-lama sembari menggerakan tangannya seperti orang memainkan game online dengan menggunakan smartphone serta cuek dengan kondisi disekitarnya.


Dari kisah wawan kita dapat menyaksikan betapa bahayanya kecemasan yang berlebihan. Kita tidak bisa mengelak lagi akan dinamika kehidupan yang semuanya berubah dan tanpa ada satupun kepastian. Hal ini kadang membuat kita menjadi resah dengan ketidakpatian. Malah keresahan ini akan tergambar dalam bentuk gangguan psikologis yang dinamakan kecemasan.

Paling bijak adalah kita menyadari kenyataan yang ada pada saat ini, ini dilakukan agar dapat meredam kecemasan yang ada pada hati kita. Kemudian setelah itu kembalilah merajut impian dengan cara realistis tidak hanya sebatas mimpi dalam angan-angan semata. Karena ini juga merupakan suatu langkah menghilangkan keresahan. Semua orang yang waras pasti menginginkan posisi nyaman, karir baik, bisnis yang maju, percintaan romantis, ekonomi super, hari-hari menyenangkan, teman-teman asik, selalu traveling, melakukan aktivitas harian dengan hobi, travelling setiap weekend, keluarga harmonis masih banyak lagi keindahan hidup tidak bisa tuangakan pada paragraf ini.

Namun sekali lagi, saya, anda, dia, dan juga mereka yang waras sangat menginginkan keindahan-keindahan di dunia ini. sehingga apabila tidak dibendung akan menimbulkan perasaan serakah yang selalu ingin dan ingin mengejar zona nyaman tersebut. Inilah yang menjadi cikal bakal perasaan resah lalu diluapkan dengan persaan yang tidak tenang bahkan membuat perasaan cemas.

Hari ini mulailah berdamai dan menerima apa yang ada. lakukan yang terbaik dengan cara yang baik. Paling mudah dilakukan saat ini adalah tidurlah dimalam hari dan bangunlah diwaktu subuh. karena bangun siang akan membuat anda menjadi galau dan bingung mau kemana?!.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s